Sabtu, 23 Mei 2020

Lima Makanan Kegemaran saat Ramadan

Lima Makanan Kegemaran Saat Ramadan

"Tahun ini kita akan mulai latihan puasa sehari penuh ya, nak," ujar saya pada Mush'ab, si sulung sekitar sebulan sebelum ramadan.

Usia kakak, perApril 2020 ini sudah 7 tahun. Masa yang cukup ideal untuk mulai melatih ibadah secara lengkap. Sholat termasuk juga puasa.

Kebijakan pemerintah untuk memindahkan proses belajar di rumah selama ramadan cukup membantu saya mengkondisikan anak-anak menjalani ibadah-ibadah di bulan ramadan.

Agar tidak sendirian, saya juga memotivasi adiknya, Raihan, untuk juga ikut berpuasa sehari penuh. Usia Raihan yang belum genap 5,5 tahun ternyata tidak terlalu mengalami banyak kendala menyelesaikan puasanya.

Untuk mengapresiasi semangat anak-anak berpuasa, saya berupaya mempersiapkan sajian sesuai selera mereka. Tidak harus mewah. Terpenting mereka suka melahapnya serta sehat dan memenuhi standar gizi.


"Sore nanti mau berbuka apa?" Pertanyaan yang kerap saya tanyakan ke mereka.

Saya juga biasa mengajukan pilihan. "Ada pisang. Mau dibuat kolak, bolu pisang atau dibuat pisang coklat?" Misalnya saat Ayahnya baru panen pisang tanaman di belakang rumah.

Negosiasi tetap saja ada. Sebab selain harus mengakomodasi keinginan mereka, saya juga harus menyesuaikan ketersediaan bahan yang ada.

Oh iya, sejak anjuran di rumah saja, semua kebutuhan keluarga biasanya dibeli sekalian oleh suami. Seminggu sekali. Jadi harus lebih cermat mengatur kebutuhan.

Selain menentukan pilihan menu, anak-anak juga saya ajak memasak. Mulai dari mempersiapkan bahan-bahan, peralatan masak, hingga proses masak itu sendiri.

Sedikit lebih repot memang. Butuh waktu lebih lama untuk masak. Bahan dan perlatan masak berhamburan. Hasilkan masakan juga tidak serapi jika mengerjakan sendiri.

Tapi, itulah proses pembelajaran buat saya dan anak-anak. Saya belajar lebih sabar mendapingi mereka. Mereka belajar bisa mandiri mempersiapkan makanan sendiri.

Berikut lima makanan kegemaran keluarga saya saat ramadan untuk berbuka puasa.

1. Pempek
Ada banyak varian pempek. Yang lebih sering saya buat sendiri pempek lenjer. Buatnya lebih praktis. Sesekali juga beli dengan teman yang kebetulan jual bakulan pempek.

Bahan:
ikan giling (bisa ikan apa saja), udang giling atau diganti telur,
tepung tapioka,
terung terigu (saya biasa pakai adonan umak),
minyak (dicampur saat membuat adonan, dicampur untuk merebus pempek, serta untul menggoreng),
garam halus,
air untuk mengadon (bisa dicampur santan agar lebih gurih)
bawang putih giling (kalau sempat buatnya)

Cara masak:
1. Buat adonan umak dengan mencampur tepung terigu dengan air panas serta garam.
2. Masukkan ikan giling, tepung tapioka, sedikit minyak serta bawang putih ke dalam adonan umak, uleni sampai bisa dibentuk.
3. Bentuk adonan lalu rebus di air yang sedang mendidih dan diberi sedikit minyak
4. Jika sudah mengapung, angkat pempek, titiskan.
5. Goreng pempek hingga kecoklatan.

2. Roti bakar
Ini kesukaan Raihan. Masaknya juga sederhana sekali. Hanya perlu hati-hati saat membakar roti karena pakai cara manual menggunakan teflon.

Bahan:
roti tawar, mentega, toping biasanya kami pakai selai nanas atau stawberi, parutan keju serta coklat tabur

Cara masak:
1. Olesi roti dengan mentega lalu beri toping sesuai selera.
2. Panaskan teflon dan beri mentega.
3. Bakar roti sambil dibolak-balik hingga kekuningan

3. Roti goreng
Ini kesukaan Mush'ab. Rasanya manis gurih. Meski bisa diberi isi seperti coklat atay kelapa, kami biasa membuatnya tanpa isi. Biar gak ribet.

Bahan:
Tepung terigu, pernifan, telur, air (atau santan), gula dan garam secukupnya

Cara masak:
1. Campur semua bahan lalu aduk hingga rata.
2. Diamkan adonan sekitar satu jam hingga mengembang
3. Bentuk adonan bulat-bulat lalu goreng di minyak panas namun menggunakan api kecil

4. Martabak manis
Sebenarnya dulu pernah buat martabak manis mini tapi kurang berhasil, jadinya malas buat lagi. Pas lihat status provokatif teman di fb, kok kayaknya mudah masaknya. Jadilah coba buat lagi.

Percobaan pertama sudah berhasil rasanya tapi masih kegosongan. Di percobaan kedua, sempurna. Menggunakan teflon yang ditutup rapat dan dengan api kompor yang kecil sekali.

Bahan:
Tepung terigu, soda kue, pernifan, gula, garam , telur, mentega dan air secukupnya.
Toping bisa apa saja sesuai selera biasanya anak-anak sukanya parutan keju ditambah taburan coklat

Cara masak:
1. Campur semua bahan lalu aduk perlahan menggunakan mixer dengan kecepatan rendah
2. Diamkan adonan sekitar satu jam
3. Panaskan teflon setelah diolesi mentega lalu masukkan adonan, tutup rapat
4. Setelah masak taburi gula, mentega serta toping

5. Nugget
Sebelumnya suka beli nugget ayam. Lumayan efektif untuk menu sahur saat mendadak kesiangan. Tinggal digoreng.
Ketika di kulkas ada dua potong tempe yang bingung mau dimasak apa, terpikirlah untuk dibuat nugget. Ternyata enaknya gak kalah sama nugget ayam.

Bahan:
Tempe, telur, SKM, keju, gula, garam, tepung roti.

Cara masak:
1. Blender tempe hingga halus
2. Campur tempe dengan semua bahan lalu dikukus menggunakan loyang yang sudah diolesi mentega
3. Setelah dingin, potong-potong nugget. Celupkan di kocokan telur dan baluri dengan tepung roti di semua bagian. Goreng hingga kecoklatan.

Yap, lima makanan ringan untuk berbuka puasa yang mudah dibuat. Bahan-bahannya juga sederhana. Semoga bisa jadi referensi untuk cemilan menemani saat santai bersama keluarga.

Selamat mencoba dan tetap bahagia 😋

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

RUMAH BACA AL-GHAZI

RUMAH BACA AL-GHAZI